JAKARTA Pidato singkat tentang keutamaan Bulan Muharram 1444 Hijriah berikut bisa dijadikan referensi dalam menyambut Tahun Baru Islam 2022.. Mengacu Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang telah dirilis, Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah jatuh pada Sabtu, 30 Juli 2002. Tanggal ini juga sama dengan kalender Islamic Global yang menetapkan Tahun baru Islam 1444 Hijriah
Sabardan syukur. Dalam ayat lain disebutkan bahwa sabar itu ada tiga tingkatan. Pertama, sabar dalam arti siap mental menghadapi berbagai kesulitan ( ishbiru ). Kedua, sabar dalam arti ulet dan tahan uji dalam mencari jalan keluar ( shabiru ). Ketiga, sabar dalam arti tetap waspada terhadap berbagai kemungkinan ( rabithu ).
Kultumtentang sabar - Kultum merupakan sebuah singkatan dari "kuliah tujuh menit". Kuliah disini memiliki arti sebagai proses memberi dan menerima ilmu, sedangkan tujuh menit menggambarkan singkatnya waktu yang dibutuhkan. Kultum Tentang Sabar dan Syukur dalam Menghadapi Cobaan. August 16, 2019 4 min read. Kultum tentang
Fast Money. Berikut contoh kultum singkat tentang bersyukur atas nikmat Allah Swt. beserta dalilnya yang dapat kamu praktikkan dalam kehidupan. Kultum merupakan salah satu metode dakwah dalam menyebarkan ajaran Islam. Jika pada umumnya ceramah berlangsung cukup panjang, maka kultum hanya memerlukan waktu singkat sekitar tujuh menit saja. Durasi yang singkat untuk menyampaikan nasihat keagamaan ini dinilai efisien dan mudah diterima banyak orang. Nah, salah satu materi yang sering menjadi bahasan adalah kultum pendek tentang bersyukur. Materi kultum tentang bersyukur ini beragam sesuai dengan pemilihan sub topik dari penceramah. Misalnya, kultum singkat bersyukur atas nikmat iman dan nikmat lainnya dari Allah Swt. Dalam Al-Qur’an Surat Ibrahim ayat 7 dijelaskan bahwa وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ “Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-ku, maka pasti azabku sangat berat.” Lantas, bagaimana isi dari kultum 7 menit tentang bersyukur ini biasa disampaikan? Yuk, simak contoh kultum tentang bersyukur dan dalilnya pada ulasan berikut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, bersyukur adalah berterima kasih kepada Allah Swt. atas nikmat-Nya selama ini. Berikut ulasan kultum tentang bersyukur beserta dalilnya. 1. Ceramah Singkat Tentang Bersyukur Atas Nikmat Iman dan Islam Sumber gambar kultum singkat tentang bersyukur Ceramah Singkat Tentang Bersyukur – Nikmat Iman dan Islam Assalamualaikum Wr. Wb. Kaum muslimin rahimakumullah, Pada hari ini kita sebagai umat muslim diberikan banyak nikmat. Nikmat keluarga, nikmat umur, nikmat ibadah, dan nikmat iman. Jauh di luar sana juga banyak manusia ciptaan Allah Swt. yang mendapatkan nikmat serupa. Hanya saja yang membedakan adalah nikmat Iman dan Islam seseorang. Sebab jika seseorang tidak mendapatkan nikmat Iman dan Islam maka orang tersebut sangat merugi. Hal itu, karena orang yang tidak beriman kepada Allah akan celaka dunia dan akhirat. Maka dari itu, marilah kita mensyukuri nikmat iman dan Islam ini agar Allah Swt. menambahkan keberkahannya kepada kita. Lantas, bagaimana cara mensyukuri nikmat iman? Caranya adalah dengan melaksanakan perintah Allah Swt. dan menjauhi larangan-Nya. Ikuti juga semua sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad saw. Sebab manusia yang beriman akan mendapatkan hukuman di neraka atas semua dosanya di dunia lalu dimasukkan ke surga. Sebagaimana tertuang dalam Alquran Surah Ali Imran berikut. “Sesungguhnya agama disisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang diberi Al-Kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barangsiapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” QS. Ali Imran 19. Itulah kultum singkat tentang bersyukur atas Iman dan Islam. Semoga bermanfaat teks kultum singkat tentang bersyukur ini bermanfaat untuk kita semua. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 2. Kultum Tentang Bersyukur dengan Karunia Allah Swt. Sumber gambar tausiyah singkat tentang bersyukur Contoh Kultum Singkat tentang Bersyukur – Karunia Allah Swt. Assalamualaikum Wr. Wb. Kaum muslimin rahimakumullah, Nikmat Allah Swt. kepada manusia sangat berlimpah, mulai dari bernapas, nikmat sehat, nikmat akal, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, sudah sepatutnya setiap manusia bersyukur atas semua karunia dan keberkahan hidup yang tiada duanya tersebut. Sebagaimana firman Allah dalam Alquran “Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.” QS. An Nahl 18. Kaum muslimin yang dirahmati Allah Swt. Syukur adalah ucapan terima kasih manusia kepada seluruh nikmat Allah Swt. Setiap manusia harus pandai bersyukur agar nikmat hidupnya ditambah. Syukur merupakan kebalikan dari kufur. Rasulullah saw. sendiri merupakan salah satu manusia yang pandai bersyukur. Ada sebuah kisah, suatu ketika, beliau pernah ditanya Bilal, “Apakah yang menyebabkan baginda menangis, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa baginda, baik yang dahulu maupun yang akan datang?” Rasul menjawab, “Tidakkah engkau suka aku menjadi seorang hamba yang bersyukur?” Oleh karena itu, memang kita mesti siap dalam setiap kondisi ketika bersyukur. Wabihi nasta’inu ala umuriddunya waddin artinya adalah segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dan kepada-nya kita meminta pertolongan atas segala urusan dunia dan agama. Di dalam agama Islam dikenal dengan berbagai ucapan syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Itulah kultum singkat tentang bersyukur. Semoga bermanfaat. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 3. Kultum Singkat Tentang Bersyukur kepada Allah Swt. Sumber gambar Kultum Singkat Tentang Bersyukur kepada Allah SWT Kultum Pendek tentang Bersyukur – Syukuri Nikmat Allah Swt. Assalamualaikum Mari kita panjatkan kepada Allah Swt., segala puji dan rasa syukur yang mendalam atas segala nikmat sehat, rahmat serta keberkahan yang selalu dilimpahkan kepada kita semua. Tidak lupa kata kata bersyukur berupa shalawat dan salam selalu tersampaikan kepada Nabi Muhammad saw. beserta keluarga dan para sahabatnya. Bersyukur kepada Allah Swt. merupakan hal dasar dalam kehidupan sebagai ucapan terima kasih seorang hamba kepada Tuhannya. Sebagai makhluk Tuhan yang baik, tentu kita tidak dapat menghitung berapa banyak nikmat yang telah Allah berikan. Oleh karena itu, sudah menjadi keharusan bagi seorang muslim untuk bersyukur kepada Allah Swt. karena rasa syukur itu adalah bentuk ketaatan kita sebagai hamba-Nya. Selain itu, bersyukur akan semua takdir dan pemberian Allah akan semakin menguatkan iman kita sebagai manusia. Sayangnya, masih banyak manusia yang sulit untuk mensyukuri nikmat dari Allah Swt. Banyak orang yang berpikir bahwa nikmat Allah hanya sebatas materi saja. Sehingga saat kemalangan hidup menimpanya, dia lupa bersyukur atas nikmat lainnya. Allah Swt. berfirman di dalam Surah AN-Nahl ayat 83 “Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkari dan kebanyakan mereka adalah orang orang kafir.” Selain itu, bersyukurlah kamu dalam setiap kondisi kehidupan sebagaimana kita percaya bahwa Allah Swt. tidak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan hamba-Nya. Umar bin al-Khaththab pernah berujar, “Kalaulah sabar dan syukur itu ibarat dua ekor unta, maka aku tidak peduli unta mana yang aku kendarai.” Maka dari itu, pandailah kita bersyukur atas semua nikmat dan pemberian Allah Swt. agar tidak kufur nikmat. Sekian kultum singkat dari saya, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 4. Kultum Singkat Tentang Bersyukur Atas Nikmat Allah Swt. Sumber gambar materi kultum tentang bersyukur 5. Kultum Tentang Bersyukur Kultum tentang Bersyukur – Syukur Merupakan Ibadah Kaum muslimin yang dirahmati Allah Swt. syukur adalah bentuk ibadah kita kepada Allah Swt. Banyak ayat di dalam Alquran di mana Allah Swt. memerintahkan manusia untuk bersyukur kepada-Nya. Maka syukur ini adalah ibadah dan bentuk ketaatan atas perintah Allah Swt. sebagaimana Firman-Nya “Ingatlah kepada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kalian ingkar” al-Baqarah [2] 152. Orang yang bersyukur adalah orang yang menjalankan perintah Allah Swt. dan menjauhi larangannya. Seorang muslim yang sejati tidak pernah terlepas dari tiga keadaan, yaitu bersyukur bila mendapat nikmat, bersabar bila mendapat kesulitan, dan beristighfar bula berbuat dosa. Rasulullah saw. bersabda, “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2999 dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan a. Bersyukur sendiri merupakan akhlak yang mulia, yang muncul karena kecintaan dan keridhoan yang besar terhadap Sang Pemberi Nikmat. Syukur tidak akan mungkin bisa terwujud jika tidak diawali dengan keridhoan. Seseorang yang diberikan nikmat oleh Allah Swt. walaupun sedikit, tidak mungkin akan bersyukur kalau tidak ada keridhoan. Orang yang mendapatkan penghasilan yang sedikit, hasil panen yang minim atau pendapatan yang pas-pasan, tidak akan bisa bersyukur jika tidak ada keridhoan. Demikian pula orang yang diberi kelancaran rizki dan harta yang melimpah, akan terus merasa kurang dan tidak akan bersyukur jika tidak diiringi keridhoan Maka dari itu, kaum muslimim yang kami muliakan. Sebaiknya sebagai seorang muslim yang taat hendaknya selalu bersyukur dalam segala kondisi. Semoga Allah Swt. senantiasa menjaga kita dalam lindungan-Nya. 6. Contoh Kultum Singkat tentang Bersyukur Ceramah Singkat tentang Bersyukur – Pandai Bersyukur Kaum Muslimin dan Muslimat yang dirahmati Allah Swt. Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengingatkan utamanya kepada diri saya pribadi dan kepada kaum muslimin pada umumnya untuk senantiasa meningkatkan takwa kepada Allah Swt dengan sebenar-benarnya. Takwa yaitu ikhlas menjalankan perintah Allah Swt. dan meninggalkan larangan-Nya. Allah telah melimpahkan Swt. kepada kita sedemikian banyak nikmat. Jauh lebih banyak nikmat yang telah kita terima dibandingkan kesadaran dan kesanggupan kita untuk bersyukur. Selain itu, saya ingin mengajak kaum muslimin untuk senantiasa berdoa dan meminta kepada Allah Swt. agar hati kita selalu tergerak melakukan kebaikan, termasuk bersyukur. Sebab, takwa saja belum cukup jika belum dibarengi dengan pribadi yang bersyukur. Hal ini karena syukur merupakan satu stasiun hati yang akan menarik seseorang pada zona damai, tenteram, dan bahagia. 1a juga akan mendapatkan kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat, sekaligus mendapatkan insentif pahala dan kenikmatan yang terus bertambah dari Allah Swt. QS Ibrahim [141 7. *** Itulah contoh kultum singkat tentang bersyukur atas nikmat Allah Swt. beserta dalilnya. Bagaimana nih menurut kamu? Temukan artikel menarik lainnya hanya di dan Google News. Sedang mencari hunian di sekitar Tangerang? The Zora mungkin bisa jadi pilihan menarik lainnya, lo. Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena akan selalu AdaBuatKamu.
6 Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari hari Singkat dan Menarik 2023 – Contoh kultum di sini lengkap dengan dalil yang berdasar pada Al Quran dan hadis yang ada. Istilah kultum biasanya dikaitkan dengan ceramah islami oleh pemuka agama atau guru. Namun sebenarnya, kultum tidak melulu bertemakan seputar agama, bisa saja menggunakan tema lain yang berbeda. Seperti hubungan antar manusia, pendidikan, kebersihan dan lain sebagainya. Kultum dengan ceramah memiliki beberapa ciri khas yang berbeda. Salah satunya adalah waktu penyampaian kultum umumnya hanya sekitar 7 menit, sedangkan ceramah tidak memiliki batasan waktu. Apa Itu Kultum?Daftar IsiApa Itu Kultum?6 Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari HariContoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang KebaikanContoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang KerukunanContoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang SholatContoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang KesabaranContoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Rasa BersyukurContoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang KejujuranPenutup Daftar Isi Apa Itu Kultum? 6 Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Kebaikan Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Kerukunan Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Sholat Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Kesabaran Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Rasa Bersyukur Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Kejujuran Penutup Kultum sendiri merupakan singkatan dari kuliah tujuh menit, yang umumnya merujuk kepada penyampaian suatu hal dalam durasi singkat atau bersifat satu arah. Kultum memiliki pengertian yakni seni penyampaian ceramah atau nasihat yang baik kepada khalayak ramai dengan durasi waktu singkat tetapi bermakna. Biasanya kultum disampaikan usai melaksanakan sholat Jum’at, sholat subuh berjamaah, ketika bulan Ramadhan atau pengajian hari Minggu dan acara-acara keagamaan lain yang memerlukan ceramah yang singkat. Penyampaian kultum biasanya untuk mencapai tujuan tertentu, seperti sebagai edukasi bagi masyarakat agar memperoleh ilmu baru seputar keagamaan atau untuk menegaskan suatu hal. 6 Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Kegiatan ibadah pendukung biasanya akan membuat ibadah shalat yang dilaksanakan menjadi lebih lengkap dan sempurna. Salah satu ibadah pendukung tersebut adalah mendengarkan tausiyah atau kultum yang ada selepas melaksanakan ibadah shalat. Mendengarkan kultum yang ada selepas menunaikan ibadah shalat, selain sebagai ibadah pelengkap, dapat juga dijadikan untuk memotivasi kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini merupakan bentuk swadaya masyarakat, yang berguna untuk membentuk kehidupan sehari-hari agar tetap aman dan tentram. Sebab itu, mengetahui teks kultum motivasi hidup sehari-hari dapat menjadi pilihan menarik sebagai pesan singkat yang penuh makna. Berikut 6 contoh kultum tentang kehidupan sehari hari yang mengangkat topik agama Islam. Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Kebaikan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah Subhanahu Wata’ala, yang memberikan limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan yang sehat pada acara yang Insya Allah bermanfaat ini. Tidak lupa shalawat serta salam mari kita curahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah atau zaman kebodohan menuju ke zaman terang seperti sekarang ini. Semoga kita termasuk dalam golongan yang menerima syafaatnya kelak di hari akhir nanti, Aamiin Aamiin Ya Rabbal Alamin. Hidup di era modern seperti sekarang ini, dimana teknologi menjadi semakin canggih dan maju, tak jarang banyak manusia yang kehilangan arah. Perkembangan yang ada seharusnya dapat menjadikan kita agar lebih mudah untuk menambah ketaatan kepada Allah Yang Maha Kuasa. Namun sangat disayangkan adanya perkembangan teknologi yang ada, justru membuat kita semakin sibuk dan jauh dari Allah SWT. Sebagai umat muslim yang baik sikap yang seharusnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah memanfaatkan kecanggihan teknologi masa kini untuk berlomba-lomba menyebarkan kebaikan. Seperti yang diketahui adanya berbagai macam sosial media yang ada, dapat dimanfaatkan sebagai platform untuk menyebarkan hal baik dan positif dengan mudah ke seluruh penjuru dunia. Ganjaran Perbuatan Baik Ketika menyebarkan kebaikan, maka kebaikan yang kita sebar tersebut akan menjadi amal jariyah di hari perhitungan nanti. Tetapi sebaliknya, apabila yang kita sebar adalah keburukan, maka kita akan memperoleh dosa jariyah yang terus mengalir meskipun kita sudah meninggal dunia nanti serta akan menjadi contoh buruk bagi orang-orang. Ketika bersukarela untuk berbuat kebaikan, bukan hanya pahala yang akan kita peroleh, tetapi ampunan dari Allah SWT juga akan kita dapatkan. Allah senantiasa membalas seluruh perbuatan kita tanpa pengecualian, sebab Allah SWT selalu mengawasi apa yang selalu kita perbuat. Dalil Perbuatan Baik Rasulullah bersabda, “Engkau beribadah kepada Allah, seakan-akan engkau melihat-Nya. Apabila engkau tidak dapat melihat-Nya, maka yakinlah bahwa Allah menyaksikanmu.” HR. Bukhari dan Muslim. Melalui riwayat tersebut, dapat disimpulkan bahwa jangan mengharapkan untuk dilihat oleh orang lain saat berbuat kebaikan. Akan lebih bagus apabila kita ikhlas dalam berbuat baik, tidak mengharap apapun bahkan sanjungan orang, karena cukup hanya Allah saja yang tahu. Karena saat kita berbuat baik, contohnya seperti saat kita bersedekah untuk orang lain didepan banyak orang, maka rasa sombong akan timbul dalam diri kita. Sehingga sebaiknya, ketika hendak bersedekah lakukanlah secara sembunyi-sembunyi atau saat tak banyak orang yang sadar apabila diri kita sedang bersedekah. Selalu ingatlah untuk senantiasa berbuat baik dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan apapun ketika melakukannya. Demikian kultum yang dapat saya sampaikan, semoga sedikit materi yang telah saya sampaikan dapat menjadi amalan baik dan pelajaran bagi kita semua untuk senantiasa berbuat kebajikan. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Kerukunan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur terhadap Allah Subhanahu Wata’ala, karena dengan nikmat sehat, nikmat iman dan Islam, sehingga kita semua dapat berkumpul dalam majelis yang Insya Allah bermanfaat ini. Sholawat serta salam kami curahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Kepada keluarga, para sahabat dan kita selaku umatnya. Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan bantuan dari orang lain. Tentu tidak mungkin ada seseorang yang mampu untuk bertahan hidup sendiri di lingkungannya. Pastinya akan selalu memerlukan bantuan dari orang lain, baik yang ada di sekitar lingkungan maupun luar lingkungan. Oleh sebab itu, kita harus selalu menjaga perilaku dan senantiasa menjaga kerukunan sesama umat manusia. Dalil Naqli Kerukunan Mengutip hal sebelumnya, dengan tujuan agar terciptanya kedamaian dan ketentraman di lingkungan sekitar. Sebagaimana perintah Allah dalam kitab suci Al-Qur’an yang artinya, “Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan bersikap adil terhadap orang-orang yang tidak memerangi kalian dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. QS Al-Mumtayah 8 Ayat diatas menjelaskan bahwa kehidupan di lingkungan masyarakat harus selalu ditegakkan keadilan dan kerukunan terhadap sesama. Juga dijelaskan bahwa Allah SWT mencintai orang-orang yang berbuat adil. Dengan begitu akan terciptanya lingkungan yang damai dan tidak mudah terpecah belah hanya karena salah paham. Sekian kultum yang bertemakan kerukunan ini saya sampaikan, semoga kita senantiasa menerapkan kerukunan di lingkungan manapun kita berada. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Sholat Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur terhadap Allah SWT, yang telah memberi kita nikmat sehat, waktu luang, iman dan nikmat Islam, sehingga kita dapat berkumpul bersama dalam kesempatan kali ini. Sholawat serta salam kami curahkan pada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, yang telah menjadi panutan kita dari masa jahiliyah hingga ke masa yang diridhoi Allah seperti sekarang ini. Semoga kita termasuk dalam golongan yang menerima syafaatnya di hari akhir kelak. Aamiin Ya Rabbal Alamin. Pada kesempatan kali ini saya akan membawakan kultum dengan mengusung tema ibadah sholat. Sebagai muslim, tentu saja kita tahu bahwa sholat merupakan tiang agama kita dan juga merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Shalat dapat kita ibaratkan sebagai tiang rumah atau bangunan, bagaimana jadinya apabila tiang tersebut dipasang dengan semaunya. Tentu saja bangunan atau rumah yang disangga juga tidak akan berdiri dengan baik dan mungkin roboh. Tetapi, sebaliknya apabila tiang yang dipasang penuh dengan ketelitian dan hati-hati, maka akan tercipta bangunan yang berdiri dengan baik dan kokoh. Hubungannya dengan shalat, apabila tiang agama ini tidak kita lakukan dengan baik, tentu agama tersebut akan kurang sempurna dan runtuh. Shalat juga sebagai peningkat iman seorang muslim agar semakin dekat dengan Allah dan tidak mudah tergoda dalam kemaksiatan yang dibenci oleh Allah SWT. Dalil Keutamaan Shalat Allah senantiasa memberikan keringanan bagi setiap umatnya yang hendak beribadah. Contohnya apabila seorang hamba jatuh sakit dan tidak mampu untuk berdiri dengan sempurna, maka diperbolehkan melaksanakan sholat dengan posisi duduk atau tidur, sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur dalam fikih. Rasulullah bersabda, “….Namun, jika seandainya mereka tahu keutamaan shalat subuh dan shalat isya, niscaya mereka akan melakukannya meskipun dalam keadaan merangkak.” HR Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah. Dari sabda Rasulullah tersebut dapat ditarik kesimpulan, bahwa Allah telah menyiapkan imbalan dan pahala yang begitu besar bagi hamba-Nya yang melaksanakan shalat. Perlu kita ketahui, bahwa shalat selain sebagai kewajiban juga berfungsi untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar yang akan menjerumuskan seorang muslim dalam kemaksiatan. Terakhir yang perlu diingat adalah bahwa shalat merupakan kewajiban, dimana kata wajib itu sendiri berarti harus dilaksanakan tanpa ada yang terlewatkan. Sebab dosa yang akan kita peroleh apabila melewatkannya adalah dosa paling besar dan bahkan lebih besar daripada dosa ketika melakukan zina. Demikian kultum singkat yang dapat saya sampaikan, semoga materi yang saya sampaikan dapat menjadi pengingat bagi teman-teman untuk selalu melaksanakan shalat. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Kesabaran Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah Subhanahu Wata’ala, yang memberikan limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan yang sehat pada acara yang Insya Allah bermanfaat ini. Tidak lupa shalawat serta salam mari kita curahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah atau zaman kebodohan menuju ke zaman yang terang seperti sekarang ini. Semoga kita termasuk dalam golongan yang menerima syafaatnya kelak di hari akhir nanti, Aamiin Aamiin Ya Rabbal Alamin. Kesempatan kali ini saya akan menyampaikan tentang sikap sabar dan beberapa keutamaan yang diperoleh dari menjaga sikap sabar tersebut. Seperti yang diketahui, bahwa sabar mempunyai pengertian yang luas, salah satunya seperti menahan hawa nafsu dengan bersabar untuk menanti waktu berbuka puasa. Sikap sabar tidak bisa diperoleh dengan instan, butuh proses dan latihan, sehingga seseorang mampu menjaga sikap sabar dan mendekat kepada Allah SWT. Dalil Tentang Sabar Orang yang mampu untuk bersikap sabar, akan memperoleh pahala sebagai ganjarannya. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 153, “Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. Sungguh Allah bersama orang-orang yang sabar.” Surat tersebut menjelaskan bahwa Allah akan selalu memberi pertolongan bagi orang-orang yang sabar. Oleh sebab itu, kita harus bisa menahan diri untuk senantiasa bersabar dalam menyikapi berbagai masalah dalam kehidupan. Ketika berusaha untuk sabar, maka saat itulah Allah SWT akan memberikan rasa damai pada hamba-Nya. Sekian kultum yang saya sampaikan, semoga apa yang saya sampaikan tadi dapat menjadi pelajaran bagi kita semua. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Rasa Bersyukur Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur terhadap Allah Subhanahu Wata’ala, karena dengan nikmat sehat, nikmat iman dan Islam, sehingga kita semua dapat berkumpul dalam majelis yang Insya Allah bermanfaat ini. Sholawat serta salam kami curahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Kepada keluarga, para sahabat Rasul dan kepada kita sebagai kaum muslimin selaku umatnya. Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan kultum secara singkat dengan mengusung tema rasa syukur kepada Allah SWT. Makna dasar dari rasa syukur adalah berterima kasih serta menerima segala hal yang diberikan kepada kita oleh Allah. Baik anugerah maupun nikmat dalam segala hal yang telh Allah limpahkan kepada kita setiap harinya. Sebagai umat muslim yang baik, tentu para sahabat tidak bisa menghitung seberapa banyak nikmat apa saja yang telah Allah berikan. Maka sudah menjadi keharusan bagi setiap muslim untuk memiliki rasa syukur kepada Allah atas nikmat tersebut. Karena rasa syukur tersebut menjadi bentuk ketaatan umat muslim kepada Allah SWT. Dengan senantiasa bersyukur, kenikmatan yang Allah berikan juga akan semakin bertambah. Sayangnya, masih yang berpikir bahwa nikmat Allah hanya sebatas nikmat dalam bentuk materil atau uang saja. Bahkan ada yang masih sulit untuk mensyukuri nikmat dan karunia dari Allah. Dalil Naqli Rasa Syukur Padahal banyak sekali nikmat Allah yang dapat dijadikan sebagai bentuk rasa syukur terhadap Allah. Allah SWT berfirman dalam Surat AN-Nahl ayat 83 yang artinya, “Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya dan kebanyakan dari mereka adalah orang kafir.” Hadirin yang dirahmati Allah Dari ayat tersebut dapat diperoleh kesimpulan, bahwa mereka mengetahui semua nikmat yang mereka peroleh berasal dari Allah dan mereka mengakuinya secara lisan, tetapi kemudian mereka mengingkari dengan sikap, perilaku dan keyakinan mereka yang sesat. Kebanyakan mereka adalah orang yang ingkar terhadap Allah atas segala nikmat-Nya. Maka janganlah kita menjadi orang yang kufur sehingga kita akan memperoleh nikmat terhadap apa yang telah Allah berikan. Sekian kultum singkat dari saya, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Atas perhatiannya saya ucapkan banyak terimakasih. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Contoh Kultum Tentang Kehidupan Sehari Hari Tentang Kejujuran Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur terhadap Allah SWT, yang telah memberi kita nikmat sehat, waktu luang, iman dan nikmat Islam, sehingga kita dapat berkumpul bersama dalam kesempatan kali ini. Sholawat serta salam kami curahkan pada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, yang telah menjadi panutan kita dari masa jahiliyah hingga ke masa yang diridhoi Allah seperti sekarang ini. Semoga kita termasuk dalam golongan yang menerima syafaatnya di hari akhir kelak. Aamiin Ya Rabbal Alamin. Kesempatan kali ini saya akan menyampaikan kultum yang bertemakan kejujuran. Kejujuran merupakan sebuah bukti keimanan. Orang mukmin sudah pasti jujur, jika tidak berarti keimanannya kurang kuat dan termasuk kedalam kategori orang-orang yang munafik. Sebagaimana yang kita ketahui, munafikin adalah orang yang bermuka dua, diluar berkata iya, di dalam berkata tidak. Sabda dan Dalil Kejujuran Suatu ketika salah satu sahabat nabi bertanya, “Apakah mungkin orang itu pelit?” Rasul menjawab, “Mungkin saja”, sahabat nabi kembali bertanya, “Apakah mungkin orang mukmin pengecut?, “Rasulullah kembali menjawab, “Mungkin saja”. Tetapi ketika sahabat nabi bertanya, “Apakah mungkin seorang mukmin berbohong?” Nabi menjawab, “tidak” HR Imam Malik dalam kitab Al Muwatha Hadis tersebut mengajarkan kita untuk senantiasa berkata jujur, karena orang mukmin tidak akan mungkin untuk berbohong, karena kejujuran adalah pangkal perbuatan baik manusia. Tiada perbuatan dan ucapan selain kejujuran. Oleh sebab itu, Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan umat muslim untuk senantiasa berkata benar dan berperilaku jujur. Ini diperintahkan oleh Allah melalui firmannya dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab Ayat 70 yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar.” Sebagai penutup, kejujuran juga merupakan sala satu tiang agama, sendi akhlak dan pokok rasa kemanusiaan manusia. Tanpa kejujuran agam terasa kurang lengkap, akhlak kurang sempurna serta seorang manusia tak akan sempurna sebagai manusia. Disinilah pentingnya bagi kehidupan sehari-hari. Dalam Quran Surat Al-Ahzab ayat 23-24 dijelaskan mengenai pembalasan yang akan diterima sesuai dengan perbuatannya. Yang artinya, “Diantara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan di antara mereka ada yang gugur, ada yang menunggu-nunggu dan mereka sedikitpun tidak mengubah janjinya,” Surat Al-Ahzab Ayat 24 Hadirin yang berbahagia Setelah Quran Surat Al-Ahzab ayat 23, adapun Quran Surat Al-Ahzab ayat 24 yang artinya sebagai berikut “agar Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan mengazab orang munafik jika dikehendaki, atau menerima taubat mereka. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” Surat Al-Ahzab ayat 24 berisi tentang balasan apa yang akan diterima oleh orang yang beriman dan orang yang munafik. Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang beriman sehingga akan memperoleh syafaatNya di hari pembalasan kelak. Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf dan semoga bermanfaat bagi hadirin sekalian. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Penutup Dari semua pemaparan contoh kultum tentang kehidupan sehari hari yang mengusung topik agama Islam di atas. Dapat disimpulkan bahwa contoh kultum tentang kehidupan di atas tidak semata-mata bertemakan agama Islam, tetapi dapat juga mengusung berbagai tema lain. Namun tetap memiliki tujuan yang sama, yaitu sebagai pengingat agar kita tetap memiliki akhlak yang baik. Selain itu, contoh kultum tentang kehidupan di atas juga dapat melatih kemampuan publik speaking dan melatih kepercayaan pada diri kamu. Semoga contoh kultum tentang kehidupan sehari hari di atas dapat bermanfaat bagi kamu yang sedang mencari referensi kultum agama Islam. Klik dan dapatkan info kost di dekat mu Kost Jogja MurahKost Jakarta Murah Kost Bandung Murah Kost Denpasar Bali Murah Kost Surabaya Murah Kost Semarang Murah Kost Malang Murah Kost Solo Murah Kost Bekasi Murah Kost Medan Murah
Kultum atau kuliah tujuh menit menjadi salah satu metode ceramah yang kerap digunakan saat beribadah di Bulan Ramadan. Biasanya kultun disampaiakan saat tarawih maupun setelah salat Shubuh. Sementara itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, ceramah artinya pidato yang disampaikan seseorang di hadapan banyak pendengar, tentang suatu hal, pengetahuan, dan sebagainya. Umumnya, ceramah atau kultum menyampakian sebuah topik pembahasan tertentu yang bermanfaat. Contoh Kultum Singkat tentang Sabar Ilustrasi Ciri-ciri Orang Sabar Katadata Salah satu topik ceramah yang menarik ialah kultum singkat tentang sabar. Dikutip buku Materi-materi Kultum 2012 oleh Budianta, berikut contoh kultum singkat tentang sabar yang menarik. 1. Kultum tentang Keutamaan Sifat Sabar Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saudara-saudara sekalian yang saya hormati. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur yang tiada terhingga kepada Allah SWT karena telah memberikan karunia dan nikmat yang sangat besar. Tanpa izin dari Allah tak mungkin kita bisa hadir dan bermuwajahah di tempat ini. Saudara-saudara sekalian, seorang muslim harus memiliki akhlak kenabian, yaitu akhlakul karimah. Salah satu dari sekian banyak akhlakul karimah adalah sabar karena sabar adalah ciri orang mukmin. Sabar merupakan kekuatan dan daya positif yang mendorong jiwa untuk menunaikan kewajiban. Di samping itu, sabar adalah suatu kekuatan yang mampu menghalangi seseorang dalam melakukan kemaksiatan. Rasulullah SAW bersabda, “Sabar adalah cahaya,” Artinya bahwa kesabaran itu merupakan hidayah yang datang dari Allah. Yakni sebuah penenang yang membimbing seseorang untuk dapat mengenal Tuhan dan Rasul-Nya, serta mengetahui maupun mengamalkan ajaran-ajaranNya, perintah-perintah-Nya, dan menjauhi semua larangan-Nya. Oleh karena itu seseorang yang tetap tegak bertahan, sehingga dapat menundukkan dorongan hawa nafsu secara terus-menerus. Maka ia termasuk orang yang sabar. Untuk mengukur sejauh mana kadar keimanan dan kesabaran seseorang, maka Allah menimpakan suatu ujian. Hanya saja ujian itu ada yang ringan dan ada pula yang berat. Ujian atau cobaan itu adakalanya berupa kenikmatan, misalnya harta benda, jabatan, dan sebagainya. Ada pula dalam bentuk yang tidak menyenangkan, seperti musibah dan penderitaan. Terhadap ujian itu, baik yang mengandung kenikmatan atau musibah. Maka sifat sabar adalah sesuatu yang dapat menjadikan penawar. Sabar akan memancarkan sinar yang memelihara seseorang, sehingga ia tidak jatuh kepada kekufuran. Karena itulah, sebagai seorang muslim kita wajib meneguhkan hati dalam menghadapi cobaan dari Allah. Marilah kita hadapi semua itu dengan tenang dan sabar. Dalam masalah ini, mengingat Allah sangat penting. Menyadari bahwa Allah Maha Kuasa dan maha Rahman akan dapat menumbuhkan sifat sabar di dalam hati. Tanamkanlah suatu keyakinan bahwa Allah yang memberi ujian kepada kita dan Allah juga yang memberi rahmat. Orang yang mampu bersabar dalam menghadapi ujian atau cobaan, maka derajat kemuliaannya akan ditinggikan oleh Allah. Sabar yang dimaksudkan ialah bertahan pada iman dan tidak mengeluh dalam merasakan cobaan yang tidak menyenangkan. Demikian kultum singkat yang bisa saya sampaikan dalam kesempatan ini. Wabilahi taufik wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuh. 2. Kultum tentang Makna Sabar ceramah tentang bulan ramadhan penuh berkah materi ceramah ramadhan unsplash Assalamualaikum Wr. Wb, Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita semua. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang makna sabar. Sabar berasal dari kata sobaro-yasbiru yang artinya menahan. Menurut istilah, sabar adalah menahan diri dari kesusahan dan menyikapinya sesuai syariah dan akal, menjaga lisan dari celaan, dan menahan anggota badan dari perbuatan dosa. Sabar merupakan ajaran yang banyak disinggung dalam Al-Qur’an dan hadis. Menurut Al-Qur’an, manusia senantiasa diarahkan untuk selalu bersabar dalan menjalani kehidupannya. Allah Swt. berfirman dalam QS Al-Baqarah153 yang memiliki arti “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” Dalam ayat tersebut Allah SWT menjelaskan kepada orang-orang yang beriman bahwa Ia akan selalu beserta mereka yang menjadikan sabar dan salat sebagai penolong. Allah SWT juga menjanjikan kedudukan yang tinggi di surga bagi hamba-hambanya yang bersabar. Seperti firman-Nya dalam QS Al-Furqaan75 yang berbunyi “Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi di surga dengan sebab kesabaran mereka.” Jadikan sifat sabar sebagai identitas keimanan dan keislamanmu. Ajaklah kalbumu untuk meneguhkan keimanan bahwa kesabaran adalah harga mati kekuatan iman dalam dirimu! Demikian saya akhiri, kurang lebihnya mohon maaf bila ada kata salah yang terucap. Wabilahi taufik wal hidayah, wassalamualaikum Wr. Wb. 3. Contoh kultum Singkat Tentang Sabar Bertema Sabar dan Ujian Assalamualaikum Wr., Wb Segala puji dan syukur dan tiada daya dan upaya kecuali dengan izin Allah SWT. Puji serta syukur semoga senantiasa mengalir dari mulut umat manusia. Ucap syukur dengan mengucapkan hamdalah, dan membuktikannya dengan perbuatan atau amalan baik. Puji dan syukur hanya kepada-Nya, sang pemilik alam semesta, yang senantiasa menganugerahkan kenikmatan kepada kita. Selawat serta salam, kepada Nabi Muhammad SAW, sang suri tauladan umat yang telah membawa risalah Islam. Semoga Allah SWT menjadikan kita ke dalam pengikutnya yang setia. Hadirin yang dirahmati Allah, dalam majelis yang mulia ini, saya akan menyampaikan ceramah tentang sabar dan ujian. Dalam menjalani kehidupan ini, ada banyak sekali peristiwa yang dialami. Mulai dari yang baik dan menyenangkan, sampai dengan yang tidak mengenakkan. Bagaimana pun juga, peristiwa tersebut tidak bisa kita pilih dan pilah. Peristiwa semuanya akan datang silih berganti. MasyaAllah. Tidak sedikit peristiwa tidak mengenakkan yang singgah. Peristiwa ini yang benar-benar akan menguji keimanan. Apakah sabar dalam menjalaninya, atau sibuk mengeluhkannya kepada Allah SWT? Ujian tersebut akan datang terus menerus. Ujian-ujian yang telah Allah SWT berikan ini akan menjadi pahala dan meningkatkan derajat kita di hadapan-Nya. Dengan catatan, kita sabar dalam menjelajahi ujian tersebut. MasyaAllah. Dengan kesabaran penuh, Allah akan menjadikan ujian tersebut menjadi sebuah anugerah yang maha dahsyat. Sejatinya, Allah SWT akan menguji hamba-Nya dengan ujian yang berbeda-beda. Ada yang diuji dengan harta benda, ketakutan akan kelaparan, dan yang lainnya. Sebagaimana yang terdapat Al-Quran surah Al-Baqarah155. “Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” Sabar sendiri terbagi menjadi tiga bagian. Pertama adalah adalah sabar dalam mentaati semua perintah dan larangan-Nya. Kemudian, sabar dalam menghadapi musibah yang diberikan, dan sabar akan ujian kesenangan. Jadi, jangan mengira bahwa sabar hanya harus dimiliki oleh orang-orang yang tampaknya mempunyai hidup yang sengsara saja. Hal ini karena sebenarnya, kesenangan pun bisa jadi termasuk ujian yang diberikan Allah SWT. Apakah kesenangan tersebut akan membuatnya semakin menaati Allah SWT atau malah sebaliknya? Oleh karena itu, mari berupaya untuk selalu sabar menerima ketentuan yang telah digariskan. Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba-Nya yang selalu sabar, agar menjadi orang-orang yang dicintai-Nya. Wasalamualaikum Wr., Wb. 4. Kultum tentang Apakah Sabar Ada Batasnya? CONTOH PEMBUKAAN CERAMAH Unsplash Assalamualaikum Wr., Wb Segala puji dan syukur dan tiada daya dan upaya kecuali dengan izin Allah SWT. Puji serta syukur semoga senantiasa mengalir dari mulut umat manusia. Ucap syukur dengan mengucapkan hamdalah, dan membuktikannya dengan perbuatan atau amalan baik. Puji dan syukur hanya kepada-Nya, sang pemilik alam semesta, yang senantiasa menganugerahkan kenikmatan kepada kita. Selawat serta salam, kepada Nabi Muhammad SAW, sang suri tauladan umat yang telah membawa risalah Islam. Semoga Allah SWT menjadikan kita ke dalam pengikutnya yang setia. Kata orang, kesabaran itu ada batasnya. Apa benar kesabaran itu ada batasnya? Tentu ini menjadi sebuah tanda tanya besar. Allah SWT di dalam Al-Qur’an memerintahkan kita untuk sabar. Dalan Ali Imran ayat 200, All SWT bersabda “Hai orang iman bersabarlah dan berusahalah terus untuk bersabar….. ” Allah mencintai orang-orang yang sabar. Tidak ada dalam Al-Qur’an tidak pula dalam hadits, bahwa Allah memberikan batasan bahwa manusia untuk sabar itu ada batasnya. Seringkali kita mendengar ada orang berkata, “Sampai kapan kita bersabar?” Bahkan mungkin ada orang yang berkata, “Kesabaran aku sudah habis.” Subhanallahu, saudaraku…! Rasulullah SAW bersabda, “Bersabarlah kamu!” Sampai kapan? “Maka bersabarlah sampai kamu bertemu denganku di telaga haud” HR. Muslim no. 3132 Di sini Rasulullah SAW menyuruh kita untuk bersabar. Sampai kapan? Apakah beliau mengatakan sabar ada batasnya? Tidak!! Rasulullah SAW mengatakan, “Bersabarlah sampai kamu bertemu denganku di telaga haud!” Berarti sabar itu sampai akhir hayat! Kita manusia, hidup di dunia tak lepas dari yang namanya ujian dan cobaan. Setiap manusia diberikan oleh Allah SAW ujian dengan berbagai macam ragam-ragamnya. Ada orang yang diberikan ujian oleh Allah dengan penderitaan, kesengsaraan, ada orang yang Allah berikan ujian dengan kekayaan. Masing-masing orang diuji kesabarannya. Orang yang menderita dengan sakit diuji kesabaran untuk menghadapi sakit, orang yang menderita kesusahan dan kesulitan diuji kesabarannya dengan kekurangan harta, orang yang diberikan oleh Allah kekayaan dan kesenangan diuji oleh Allah kesabarannya untuk menghadapi syahwat dia. Karena semakin senang, semakin banyak fasilitas, seseorang terkadang lebih mengikuti syahwatnya. Manusia diuji selama hidup dia, dalam kehidupan dia. Dengan apa? Dengan perintah, dengan larangan. Allah memerintahkan kita shalat, zakat, puasa dan haji. Allah juga melarang kita berzina, judi dan melarang berbagai macam larangan-larangan lainnya. Sampai kapan? Jawabnya satu, sampai akhir hayat, sampai kita mati. Bolehkah kita berkata, “Sampai kapan saya bersabar untuk shalat?” Misalnya ada orang mengatakan “Kan kesabaran ada batasannya, jadi saya shalat pun ada batasanya dong?” Subhanallah .. tidak ya hadirin! Kita sabar sampai hayat kita. Selama kita beriman kepada Allah kita butuh kesabaran. Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu berkata, “Sabar bagi keimanan laksana kepala dalam tubuh. Apabila kesabaran telah lenyap maka lenyap pulalah keimanan.” HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannafnya no. 31079 dan al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman no. 40 Sebagaimana badan tidak akan hidup tanpa kepala, demikian pula iman tak akan pernah hidup tanpa kesabaran. Bagaimana tidak? Sementara kita beriman kepada Allah sepanjang hayat kita, selama kita hidup, kita terus sabar menjalankan perintah Allah, menjauhi larangan-larangan Allah, bahkan hidup pun tak lepas dari berbagai macam ujian, ujian, ujian. Aneh, kalau ada orang berkata, “sabar itu ada batasnya”. Dan aneh apabila ada orang yang berkata, “kesabaran saya sudah habis”. Itu menunjukan dia tidak sabar. Sebab kalau dia sabar, dia akan senantiasa menahan dirinya. Tentu pondasi kesabaran adalah keyakinan kita kepada Allah dan hari jamaahrat. Sebab ketika seorang hamba mengharapkan apa yang ada di sisi Allah berupa pahala dan surga yang ada di jamaahrat, maka itu sesuatu yang luar biasa. Itulah yang menyebabkan kita bisa bersabar menghadapi berbagai macam ujian dan cobaan. Kenapa demikian? Karena kita mengharapkan sesuatu yang lebih, yaitu berupa pahala jamaahrat dan surga yang kita dambakan. Demikian, semoga Allah SWT menjadikan kita hamba-Nya yang selalu sabar, agar menjadi orang-orang yang dicintai-Nya. Wasalamualaikum Wr., Wb. Demikian beberapa contoh kultum singkat tentang sabar. Selain mendalami kultum untuk melengkapi kebutuhan rohani Anda, beberapa contoh di atas juga bisa menjadi inspirasi saat akan ceramah di depan banyak orang.
kultum tentang sabar dan syukur